Senin, 29 Juni 2026

English for Media Communication

 









Judul: English for Media Communication

Penulis: Anita Agustina Wulandari &Yuga Adi Kusuma

Tebal: 80 halaman

Cetakan: Pertama, 2026

Harga: Rp 40 ribu (hub: 085648296445)

ISBN:

Sinopsis:

Buku ini disusun sebagai salah satu sumber belajar bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya yang menekuni bidang Broadcasting Journalism dan Digital Public Relations. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan pesatnya konvergensi media, kemampuan berbahasa Inggris tidak lagi sekadar menjadi kompetensi tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan profesional bagi insan media dan komunikasi yang ingin berkiprah di tingkat nasional maupun global.

Buku ini dirancang dengan pendekatan English for Specific Purposes (ESP), sehingga materi yang disajikan berfokus pada kebutuhan nyata di dunia media dan komunikasi. Pembahasan dimulai dari pengenalan konsep dasar Media Communication English, kosakata dan ungkapan yang umum digunakan di industri media, keterampilan berbicara untuk penyiaran dan wawancara, teknik penulisan jurnalistik, penyusunan naskah siaran, hingga praktik komunikasi dalam bidang public relations dan media digital. Setiap bab dilengkapi dengan contoh-contoh kontekstual, latihan, dan tugas yang diharapkan mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan bahasa Inggris secara aplikatif sesuai tuntutan profesi.

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA TINGKAT DASAR MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING

 




Judul: TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA TINGKAT DASAR MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING

Penulis: Imroatul Mutamimmah, Sulis Janu Hartati, Muhajir

Tebal: 75 halaman

Cetakan: Pertama, September 2025

ISBN: -

Harga: Rp 40 Ribu (hub: 085648296445)

Sinposis:

Buku ini disusun sebagai salah satu referensi bagi pendidik, mahasiswa pendidikan, akademisi, serta pemerhati pendidikan dasar dalam memahami dan mengimplementasikan pendekatan pembelajaran deep learning pada pembelajaran matematika di tingkat dasar. Kehadiran buku ini diharapkan mampu memberikan wawasan konseptual sekaligus panduan praktis dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif, bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Pembelajaran matematika pada jenjang dasar tidak hanya bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berhitung dan penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta kemampuan adaptasi terhadap berbagai situasi kehidupan. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran deep learning menjadi salah satu alternatif yang relevan dalam membantu peserta didik memahami konsep matematika secara lebih menyeluruh serta mampu mengaitkannya dengan pengalaman dan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari



Minggu, 28 Juni 2026

INOVASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA PENDIDIKAN DASAR

 

Judul: INOVASI DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA PENDIDIKAN DASAR

Penulis: Siti Maimunah, Sulis Janu Hartati, Muhajir

Tebal: 75 halaman

Cetakan: Pertama, September 2025

ISBN: 

Harga: Rp 40 ribu (hubungi 085648296445)

Sinposis:

Buku ini disusun sebagai salah satu upaya untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Deep Learning sebagai salah satu pendekatan yang diharapkan mampu memberikan warna baru dalam strategi pembelajaran, sehingga siswa tidak hanya memahami materi secara tekstual, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis peserta didik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan reflektif. Oleh karena itu, integrasi teknologi dan media pembelajaran yang inovatif menjadi penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, efektif, dan kontekstual.


Rabu, 17 Juni 2026

Media, Pemerintah, dan Masyarakat dalam Komunikasi Kebencanaan

 



Judul: Media, Pemerintah, dan Masyarakat dalam Komunikasi Kebencanaan

Penulis: Anam Miftakhul Huda, Constância Sofia Cornelio Barros de Jesus

Tebal: 52 Halaman

Cetakan: Pertama, 2026

Harga: Rp 35 ribu (hub: 085648296445)


ISBN: - 

Sinopsis:

Buku ini lahir dari kegelisahan akademik sekaligus refleksi atas berbagai peristiwa kebencanaan yang tidak hanya menghadirkan kerusakan fisik, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya komunikasi dalam menentukan arah respons dan pemulihan. Dalam banyak situasi, bencana sering dipahami sebagai persoalan teknis dan alamiah. Namun, pengalaman menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya ditentukan oleh kekuatan alam, melainkan juga oleh bagaimana informasi diproduksi, disebarkan, dan dipahami oleh berbagai pihak. Di titik inilah komunikasi menjadi sangat krusial. Ia bukan sekadar alat penyampai pesan, tetapi bagian dari proses yang membentuk keputusan, persepsi, dan tindakan.

Buku ini berupaya menghadirkan perspektif yang lebih utuh dengan melihat komunikasi kebencanaan sebagai ruang pertemuan antara media, pemerintah, dan masyarakat. Ketiganya tidak berdiri sendiri, melainkan saling terhubung dalam dinamika yang kompleks. Melalui pendekatan ini, pembaca diajak untuk memahami bahwa keberhasilan komunikasi tidak hanya bergantung pada satu aktor, tetapi pada kualitas interaksi di antara mereka. Pembahasan dalam buku ini disusun secara bertahap, dimulai dari pemahaman konseptual, dilanjutkan dengan eksplorasi teori, hingga analisis terhadap praktik nyata dalam konteks kebencanaan. Selain itu, buku ini juga mencoba mengintegrasikan perspektif global dengan konteks lokal, termasuk bagaimana kearifan lokal dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi di tingkat komunitas. Pada bagian akhir, disajikan upaya pengembangan model dan kerangka teoretis yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kajian selanjutnya.




Selasa, 16 Juni 2026

Seni Membuat Konten Digital Storytelling Bagi Pelaku Industri Kreatif

 

Judul: Seni Membuat Konten Digital Storytelling Bagi Pelaku Industri Kreatif

Tim Penulis: Herma Retno Prabayanti | Jeanne Gloria Laisoka | Talisa Fasya Laksita Putri | Fadia Rohmah Putri | Nurida Oktavia | Aznizan Zadliza Rahmah | Adi Muhamad Nazir | Ainur Rofiq | Ella Trimurti Medasa.

Tebal: 150 halaman
Harga: Rp 50 ribu (hubungi 085648296445)

Cetakan: Pertama, 2026

ISBN: -
Sinposis:

Di tengah derasnya arus media sosial, konten sering kali hanya dipahami sebagai sesuatu yang menarik perhatian, viral, atau mengikuti tren. Padahal, di balik sebuah konten yang baik selalu ada proses berpikir, kemampuan membaca persoalan, kepekaan terhadap audiens, serta keterampilan menyusun pesan. Karena itu, buku ini tidak hanya membahas bagaimana membuat konten secara teknis, tetapi juga mengajak pembaca untuk memahami mengapa sebuah konten perlu dibuat, untuk siapa konten itu ditujukan, dan nilai apa yang ingin disampaikan melalui karya tersebut.

Buku ajar ini disusun untuk membantu mahasiswa memahami proses produksi konten digital storytelling secara lebih utuh. Pembaca akan diajak mengenali tahapan menemukan ide, membaca konteks, menentukan sudut pandang, menyusun pesan, memilih media, merancang konsep kreatif, hingga memahami aspek teknis dalam produksi konten. Dengan pendekatan tersebut, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan dekat dengan praktik nyata di lapangan.


Rabu, 03 Juni 2026

Digital Content Creator for UMKM

 


Judul: Digital Content Creator for UMKM

Penulis: Syahbrina Reza Faradilah, Anita Agustina Wulandari, Riesta Ayu Oktarina

Cetakan: Pertama, 2026

Tebal: 57 halaman

ISBN: 

Sinposis:

Di era transformasi digital saat ini, media sosial bukan lagi sekadar ruang interaksi dan hiburan, melainkan telah berkembang menjadi sarana strategis dalam membangun branding, memperluas pasar, serta meningkatkan penjualan. Dalam konteks tersebut, kemampuan menciptakan konten digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing secara kreatif, adaptif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, buku ini disusun untuk membantu pembaca memahami konsep dasar content creator, strategi pengelolaan media sosial, teknik pembuatan konten, hingga pemanfaatan platform digital secara efektif untuk pengembangan usaha. Materi dalam buku ini dirancang dengan bahasa yang sederhana, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM maupun content creator pemula. Pembahasan di dalamnya tidak hanya menyoroti aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya membangun identitas merek, memahami psikologi audiens, serta menciptakan komunikasi digital yang autentik dan persuasif.

Jumat, 03 Januari 2025

Belajar Seru dengan Ice Breaking


 

Judul: Belajar Seru dengan Ice Breaking

Penulis: Dina Auliya Agustin; Editor: Jo Insy; Pembuat Sampul: Royhanul Ulum Azis

Tebal: 82 halaman

Harga: Rp 40 ribu (hubungi 0878 5599 6086)

ISBN:

Cetakan: Pertama, 2025

Sinposis:

Buku yang berjudul tentang “Belajar Seru dengan Ice Breaking” ini berisi mengenai pengertian ice breaking, macam-macam ice breaking, jenis-jenis ice breaking yang cocok digunakan dalam proses belajar mengajar.

Apabila dihubungkan dengan pembelajaran yang ada di dalam kelas, peranan ice breaking akan sangat memiliki dampak, sebab peserta didik ketika melakukan proses pembelajaran berasal dari setiap latar belakang yang berbeda dan karakteristik yang berbeda pula yang akan menimbulkan kebekuan atau kekakuan di dalam kelas. Bahkan pada jam pelajaran yang banyak di sekolah atau pada jam-jam terakhir yang sangat rawan. Dan kebekuan itu pasti akan muncul, jika guru hanya memberikan sebuah materi tanpa melakukan ice breakingkepada peserta didik.

Ice breaking  adalah sebuah game atau permainan yang kegiatannya memiliki fungsi untuk merubah suasana beku dalam kelompok menjadi lebih hidup. Jika pada istilah lain di namakan sebuah training dengan maksud untuk menghilangkan kejenuhan diantara peserta pelatihan, sehingga mereka saling mengenal, mengerti, dan saling berhubungan dengan baik. Suasana menjadi tidak cair disebabkan oleh berbagai perbedaan dari status, usia, pekerjaan, penghasilan, jabatan, dan sebagainya. Sehingga menyebabkan terjadinya dinding pemisah antar peserta didik satu dengan yang lain. Salah satu cara untuk mencairkan dinding penghambat tersebut, dilakukan yang namanya proses ice breaking. Di sinilah tugas ice beraking sangat dibutuhkan keberadaanya, mengingat kebekuan yang muncul tidak boleh dianggap biasa saja, jika tidak ingin kegiatan training atau proses sebuah pertemuan menjadi sangat membosankan baik bagi pelatih maupun peserta latihan.

English for Media Communication

  Judul: English for Media Communication Penulis: Anita Agustina Wulandari &Yuga Adi Kusuma Tebal: 80 halaman Cetakan: Pertama, 2026 Har...